Ganja, menjadi produk alami, rentan terhadap degradasi jika tidak disimpan dengan benar. Penyimpanan yang tepat sangat penting untuk mempertahankan potensi, rasa, dan aromanya. Dalam panduan ini, kami akan mengeksplorasi praktik terbaik untuk menyimpan ganja untuk memastikan Anda mendapatkan hasil maksimal dari produk Anda.
1. Memahami faktor degradasi
1.1 Paparan cahaya
- Radiasi UV: Memecah THC menjadi CBN (senyawa yang kurang psikoaktif).
- Larutan: Gunakan stoples kaca pemblokiran UV (kuning/kobalt) atau simpan dalam wadah buram.
1.2 Suhu
- Jangkauan ideal: 15–21 ° C (60–70 ° F).
- Mengapa: Temps yang lebih tinggi (> 26 ° C/78 ° F) mempercepat kerugian THC sebesar 10-20% per bulan.
1.3 Kelembaban
- RH optimal: 59-63% (mencegah jamur dan melestarikan trikoma).
- Peralatan: Kalibrasi dengan hygrometer mini; Gunakan paket bovera 62%.
1.4 Oksigen
- Mempertaruhkan: Oksidasi mengubah THC menjadi CBN.
- Larutan: Vakum-seal atau menggunakan wadah kedap udara dengan headspace minimal.
2. Panduan Penyimpanan Langkah demi Langkah
2.1 Memilih wadah
Bahan | Pro | Kontra |
Guci kaca | Non-reaktif, kedap udara | Berat, rapuh |
Tins logam | Tahan lama, buram | Mungkin mempertahankan bau |
Silikon | Fleksibel, kedap udara | Berpori dari waktu ke waktu |
Direkomendasikan:
- Stoples Mason(Ball atau Kilner Brands) dengan segel karet.
- Kontainer Cvault(Kontrol kelembaban bawaan).
2.2 Mempersiapkan ganja
- Pangkas batang berlebih: Batang mempertahankan kelembaban, meningkatkan risiko jamur.
- Hindari penggilingan: Seluruh tunas terdegradasi lebih lambat (luas permukaan yang dikurangi).
2.3 Proses penyegelan
- Isi toples ¾ penuh untuk meminimalkan oksigen.
- Tambahkan paket bovera 62% di bagian bawah.
- Tutup rapat dan beri label dengan nama/tanggal regangan.
2.4 Lokasi Penyimpanan
Lokasi | Suhu | Mempertaruhkan |
Pantry/Laci | Stabil (~ 20 ° C) | Risiko rendah |
Lemari es | 2–8 ° C. | Kondensasi saat dibuka |
Freezer | -18 ° C. | Trikoma menjadi rapuh |
Praktik terbaik: Simpan di lemari gelap dengan suhu stabil.
3. Teknik Lanjutan
3.1 Penyimpanan Jangka Panjang (6+ bulan)
- Sealing vakum: Gunakan perangkat FoodSaver untuk menghilangkan oksigen 99%.
- Nitrogen memerah: Ganti oksigen dengan gas nitrogen (untuk penyimpanan kelas komersial).
3.2 Menghidupkan kembali ganja kering
- Tempatkan kuncup kering dalam toples dengan daun selada atau kulit jeruk selama 2-4 jam.
- Ganti dengan paket beda untuk menstabilkan kelembaban.
3.3 Mendeteksi cetakan
- Tanda Visual: Fuzz putih atau bubuk keabu -abuan.
- Bau: Apak/bau jamur (vs. terpene bersahaja).
- Tindakan: Buang kuncup yang terkontaminasi segera.
4. Data ilmiah
- Kehilangan THC seiring waktu:
- Suhu kamar (21 ° C): ~ Kehilangan 16% setelah 1 tahun.
- Beku (-18 ° C): ~ Kerugian 4% setelah 1 tahun (Jurnal Penelitian Ganja, 2023).
- Pelestarian Terpene: Limonene menurunkan 40% lebih cepat dari myrcene di bawah sinar UV.
5. Tanya Jawab Umum
T: Dapatkah saya menggunakan tas Ziploc untuk penyimpanan jangka pendek?
A: Hindari! Plastik menghasilkan trikoma statis, menarik kuncup. Gunakan kantong simpanan silikon sebagai gantinya.
T: Seberapa sering saya harus memeriksa ganja yang tersimpan?
A: Periksa setiap bulan untuk tingkat jamur dan kelembaban.
T: Apakah pembekuan menghancurkan terpene?
A: Hanya jika dicairkan berulang kali. Untuk penyimpanan massal, bekukan sekali dalam wadah kedap udara.
Tip terakhir: Simpan strain yang berbeda secara terpisah-terpene dapat melakukan silang!
Penyimpanan yang tepat sangat penting untuk menjaga kualitas ganja Anda. Dengan mengikuti pedoman ini, Anda dapat memastikan bahwa ganja Anda tetap segar dan kuat selama mungkin.